Type something and hit enter

By On
Teknik renang gaya kupu-kupu singkat dan pengertiannya - Renang gaya kupu-kupu merupakan salah satu gaya dalam olahraga renang. Dibandingkan dengan gaya renang lainnya, seperti renang gaya bebas, gaya kupu-kupu ini merupakan gaya yang paling baru diperlombakan dalam pertandingan-pertandingan renang.

Pengertian renang gaya kupu-kupu atau biasa disebut gaya lumba-lumba (dolfin) adalah salah satu gaya berenang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air. Kedua belah lengan secara bersamaan ditekan ke bawah dan digerakkan ke arah luar sebelum diayunkan ke depan.

Sementara itu, kedua belah kaki secara bersamaan menendang ke bawah dan ke atas seperti gerakan sirip ekor ikan atau lumba-lumba. Udara dihembuskan kuat-kuat dari mulut dan hidung sebelum kepala muncul dari air, dan udara dihirup lewat mulut ketika kepala berada di luar air.

Gaya ini mempergunakan gerakan lengan keluar dari air, sehingga dengan sendirinya gaya ini lebih cepat lajunya dibandingkan dengan renang gaya dada. Bagaimana cara renang gaya kupu-kupu? Berikut ini teknik dasar renang gaya kupu-kupu.

Teknik Renang Gaya Kupu-Kupu

Teknik Renang Gaya Kupu-Kupu & Pengertiannya

Berenang dengan menggunakan gaya kupu-kupu memerlukan kekuatan yang besar dan koordinasi gerak yang baik. Berikut ini langkah-langkah melakukan renang gaya kupu-kupu yang benar.

1. Teknik Start


Dalam gaya kupu-kupu, diperlukan teknik start yang benar. Cara melakukannya, perenang lakukan tepat di atas balok start. Bungkukkan badan tepat ke arah air di mana bagian lutut juga agak ditekuk. Start akan dapat dilakukan dengan sempurna apabila posisi tubuh dan gerakan dilakukan secara tepat.

2. Posisi Badan


Pada gaya kupu-kupu ada lebih banyak gerakan badan ke atas dan bawah daripada gaya renang lainnya. Gerakan ini bukanlah suatu gerakan yang dipaksa, tetapi hasil dari tiga faktor utama:
  • Gerakan menjejakan kaki ke bawah memaksa pinggul ke atas.
  • Inertia dari proses recovery lengan cenderung menarik kepala dan bahu ke bawah.
  • Bagian pertama dari tarikan cenderung membuat kepala dan bahu naik ke atas.


3. Gerakan Kaki


Gerakan kaki ini adalah yang tercepat dari keempat gaya kompetitif apabila dilakukan dalam latihan kaki dengan papan renang. Gerakan kaki ini sukar untuk beberapa perenang membutuhkan fleksibilitas mata kaki yang baik (flenter flexion). Cara melakukan gerakan kaki pada teknik renang gaya kupu-kupu yaitu:
  • Pinggang diturunkan ke bawah dan kaki bergerak ke bawah untuk melakukan cambukan.
  • Dengan memanfaatkan ruang gerak sendi pergelangan kaki dan punggung kaki, cambukan dilakukan untuk menekan air ke bawah secara cepat dan kuat.
  • Kaki ke atas pada saat gerakan recovery.
  • Gerakkan pinggang ke atas sehingga kaki terangkat ke atas saat pinggang bergerak ke bawah.


4. Gerakan Lengan


Pada gaya kupu-kupu, gerakan lengan harus dilakukan secara bersamaan antara lengan kanan dan kiri.
  • Entry: tangan masuk ke dalam air, lengan lurus pada posisi miring, dan jari-jari lebih rendah dari siku. Tangan masuk ke dalam air sebelum melewati daerah samping bahu.
  • Mengayun ke luar: lengan bergerak ke luar secara berkesinambungan. Akhiri dengan gerakan catch yang dilakukan setelah kedua lengan berada tepat di luar bahu bersamaan dengan cambukan pertama ke bawah.
  • Mengayun ke bawah: tangan bergerak ke bawah dan ke luar dari lingkaran gerak.
  • Mengayun ke dalam: posisi tangan berada tepat di bawah siku. Tangan ditarik ke dalam, ke atas, dan ke belakang dalam lingkaran kecil di bawah kepala dekat badan. Mengayun ke atas depan, siku diangkat ke atas permukaan air membentuk sudut 30 derajat - 40.
  • Recovery: lengan diangkat ke atas permukaan air secara rileks, pangkal lengan diputar ke dalam dan mengayun ke depan.


5. Gerakan Mengambil Napas


Teknik pernapasan tentu diperlukan pada setiap jenis gaya renang, termasuk juga untuk gaya kupu-kupu. Cara melakukan teknik pernapasan yaitu:
  • Udara diambil pada saat tangan mulai ditarik ke arah bahu dan kepala ke luar dari dalam air.
  • Udara dikeluarkan pada saat kepala akan ke luar air melalui gerakan dagu, lalu udara ditarik lagi dengan cepat.
  • Udara dihirup melalui mulut dan dibuang melalui mulut dan hidung secara bersamaan.


6. Gerakan Koordinasi


Teknik koordinasi adalah teknik yang menggabungkan seluruh teknik gerakan kaki, gerakan lengan dan teknik pernapasan yang dilakukan secara bersamaan.
  • Saat memulai gaya kupu-kupu pertama kali gerakkan kaki.
  • Selanjutkan gerakkan kedua tangan ke bawah secara bersamaan.
  • Pada waktu gerakan tangan ke bawah inilah saat kita sedikit menaikkan kepala ke atas untuk mengambil napas.
  • Gerakan kaki dan tangan dilakukan bergantian dan dimulai dengna kaki terlebih dahulu untuk membuat dorongan awal.

7. Gerakan Membalik


Gaya kupu-kupu memerlukan teknik membalik. Cara melakukannya mirip dengan renang gaya dada. Tangan posisi di awal adalah pada dinding kolam dan setelah tangan menyentuh dinding bersamaan, barluah tubuh boleh dgerakkan membalik.

Bagian kedua kaki yang ditekuk dan juga bokong dapat diputar ke samping dan tangan pun bisa dilepaskan satu per satu dan segera diluruskan sampai ke muka sambil melakukan gerakan bertolak sekuat tenaga pada dinding. Dari gerakan yang telah dilakukan, tubuh dapat meluncur ke depan dengan sikap tubuh yang lurus dan dekat permukaan air di mana kaki bisa digerakkan lebih dari satu kali.

***

Hal-hal yang Perlu Diingat:

  1. Gaya kupu-kupu atau lumba-lumba ini memang gaya yang paling sulit. Jangan cepat menyerah untuk mempelajarinya. Awalnya mungkin kamu hanya kuat seperempat atau setengah lebar kolam, tapi teruslah semangat untuk berlatih. Semakin sering kamu berlatih, maka kamu akan semakin bisa. Bila kamu sudah semangan tapi tetap merasa terlalu berat, kamu bisa memulai belajar dengan melakukan dua kali gerakan kaki, baru kemudian diikuti satu kali gerakan tangan.
  2. Setelah cukup lancar, maka mulai perbaikilah gaya ini dengan memperbaiki start awal. Kepala ditekuk agak ke bawah (dagu agak menempel ke dada) dan gerakkan pinggul lebih dulu, sehingga kaki erangkat dan lecutkan/tendangkan kaki dengan posisi lurus sejauh mungkin ke belakang. Gerakan kaki jangan dilakukan secara berlebihan. Setelah itu baru gerakkan tangan. Berikutnya, gerakan kaki selalu dimulai dari pinggul. Untuk membantu gerakan pinggul agak naik ke atas, kepala bisa ditekuk ke bawah (dagu agak ditempelkan ke dada).
  3. Posisikan tubuh selalu di permukaan air, jangan terlalu dalam seperti orang menyelam, nanti akan susah untuk naik ke atas permukaan.
  4. Agar lebih cepat dan gerakan lebih stabil, lakukan dua sampai tiga kali gerakan kaki dan tangan baru kemudian menaikkan kepala untuk mengambil nafas bertepatan dengan gerakan tangan naik ke atas. Kesempatan kepala untuk naik ke atas permukaan air dan mengambil napas sangatlah sedikit dan sebentar (tidak seperti renang gaya katak), karena itu manfaatkanlah sebaik mungkin dan hiruplah sebisa mungkin udara yang kamu bisa.
  5. Ketika kepala sedang tidak ke atas permukaan air untuk bernafas, pastikan posisi dagu, agak menempel ke dada. Ini akan menambah daya luncur gaya kupu menjadi lebih kuat.
  6. Seringkali sewaktu tangan berada di dalam air, gerakan tangan membentuk seperti huruf S. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan dorongan yang lebih kuat ke depan. Tetapi ada juga pelatih yang mengajarkan gerakan tangan biasa saja, sehingga gerakan tangan bisa lebih cepat dan kuantitas gerakan tangannya lebih banyak.

Demikianlah artikel tentang teknik renang gaya kupu-kupu singkat dan pengertiannya. Semoga bermanfaat bagi Anda. Sekian dan terima kasih.

Tonton video di bawah ini cara berenang gaya kupu-kupu untuk pemula !

KLIK UNTUK BERKOMENTAR