Type something and hit enter

By On
Sejarah Tenis Meja Indonesia - Tenis meja merupakan olahraga yang menuntut pemainnya untuk berpikir dan bergerak dengan cepat, serta membutuhkan kekuatan tangan.

Menurut Salim, tenis meja adalah sebuah permainan sederhana dengan gerakan mengontrol, memukul, dan menempatkan bola sekuat mungkin agar lawan tidak dapat mengembalikan bola.

Induk organisasi tenis meja internasional adalah ITTF (International Table Tenis Federation). Sedangkan induk organisasi tenis meja Indonesia adalah PTMSI (Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia).

Indonesia resmi menjadi anggota federasi tenis meja internasional pada tahun 1961. Perlu kalian ketahui lapangan tenis meja yang baik terbuat dari bahan Multiplex.

Bahan Multiplex lebih kuat dan kokoh dan terbukti tahan lama. Bahan ini juga lebih berat dari bahan-bahan yang lain, akan menjadikan lapangan tenis meja menjadi lebih stabil dan akan menjaga lapangan dari goncangan.

Jika kalian ingin mengetahui berapa ukuran lapangan tenis meja bisa dilihat pada artikel kami sebelumnya.

Sejarah Tenis Meja Masuk ke Indonesia

Sejarah Tenis Meja di Indonesia Secara Singkat dan Lengkap


Permainan tenis meja mulai dikenal di Indonesia tahun 1930. Saat itu, olahraga ini hanya dilakukan di balai-balai pertemuan orang-orang Belanda sebagai permainan rekreasi.

Hanya golongan tertentu dari pribumi saja yang boleh ikut latihan, antara lain keluarga pamong yang menjadi anggota dari balai pertemuan tersebut.

Sebelum Perang Dunia II terjadi, tepatnya tahun 1939, tokoh-tokoh pertenismejaan mendirikan organisasi yang disingkat PPPSI atau Persatuan Ping Pong Seluruh Indonesia.

Kemudian, pada tahun 1958 dalam kongres di Surakarta, PPPSI berganti nama menjadi PTMSI atau Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia.

Pada tahun 1960, PTMSI menjadi anggota federasi tenis meja Asia, yaitu TTFA atau Table Tennis Federation of Asia.

Perkembangan tenis meja di Indonesia bisa dikatakan cukup pesat. Hal ini dapat dilihat dari makin banyaknya perkumpulan-perkumpulan tenis meja yang didirikan, serta banyaknya pertandingan tenis meja yang telah dipertandingkan, misalnya dalam arena: PON, PORDA, POMDA, POSENI pada tingkat SD, SLTP, dan SLTA serta pertandingan-pertandingan yang diselenggaran oleh instansi pemerintah atau swasta dan lan-lain.

Pada tahun 1961, Indonesia terdaftar sebagai anggota ITTF atau International Table Tenis Federation. Sejak saat itu Indonesia selalu di undang dalam kejuaraan-kejuaraan resmi.

Selain kegiatan-kegiatan pertandingan itu, hal lain yang perlu diingat dalam perkembangan pertenismejaan di Indonesia adalah berdirinya Silatama (Sirkuit Laga Tenis Meja Utama) yang dimulai pada awal tahun 1983, yang diselenggarakan setiap 3 bulan sekali dan Silaturna yang kegiatannya dimulai sejak tahun 1986, yang diselenggarakan setiap 6 bulan sekali

Baca juga: Tenis Meja – Pengertian, Sejarah, Teknik, Peraturan, Manfaat

Demikian artikel hari ini tentang Sejarah Tenis Meja di Indonesia Secara Singkat dan Lengkap. Semoga bermanfaat bagi anda. Untuk membantu blog ini agar berkembang, kami mohon untuk share dan komentar ya.

Sumber: i11211501976.wordpress.com/category/sejarah-tenis-meja-indonesia/

KLIK UNTUK BERKOMENTAR